Luhut dan Terawan Bawa Oleh-oleh sejak China, Apaan Tuh?

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto di selat lawatannya ke Yunan, China, 9-10 Oktober, bertemu dengan pimpinan perusahaan produsen vaksin Covid-19 yaitu Cansino, G42/Sinopharm dan Sinovac. Dirut Bio Farma, Honesti Basyir, juga ada dalam pertemuan yang berlangsung Sabtu (10/10).

WE Online, Jakarta

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dalam sela lawatannya ke Yunan, China, 9-10 Oktober, bertemu dengan arahan perusahaan produsen vaksin Covid-19 yakni Cansino, G42/Sinopharm dan Sinovac. Dirut Bio Farma, Honesti Basyir, pula hadir dalam pertemuan yang berlaku Sabtu (10/10).

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memfinalisasi pembelian vaksin Covid-19 yang telah dijajaki oleh Menteri BUMN dan Gajah Luar Negeri serta dalam situasi persiapan eksekusi vaksinasi, transfer teknologi, dan penjajakan regional production di Nusantara.

Mengutip siaran pers Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), vaksin dari ke-3 perusahaan tersebut diketahui sudah mengakar pada tahap akhir uji klinis tahap ke-3 dan dalam proses mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) pada sejumlah negara.

Baca Juga: Cek Kehalalan Vaksin Corona, Bio Farma Bakal Lelap ke China

Cansino melakukan uji klinis periode ke-3 di China, Arab Saudi, Rusia dan Pakistan. G42/Sinopharm mengabulkan uji klinis tahap ke-3 di China, Uni Emirat Arab (UEA), Peru, Moroko dan Argentina. Tatkala itu Sinovac melakukan uji klinis tahap ke-3 di China, Indonesia, Brazil, Turki, Banglades, dan Chile.

EUA dari Negeri China telah diperoleh ketiga perusahaan tersebut pada Juli 2020. Pemerintah UAE ikut memberikan EUA kepada G42/Sinopharm.

Adapun, total vaksin yang disanggupi oleh masing-masing perusahaan beragam, tergantung dari daya produksi dan komitmen kepada konsumen lain. Untuk tahun ini Cansino menyanggupi 100. 000 vaksin (single dose) pada bulan November 2020, dan sekitar 15-20 juta buat 2021.

G42/Sinopharm menanggung 15 juta dosis vaksin (dual dose) tahun ini, yang 5 juta dosis akan mulai datang pada November 2020. Sementara tersebut Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020, dengan komitmen pengiriman 1, 5 juta dosis vaksin (single dose vials) pada minggu pertama November dan 1, 5 juta jumlah vaksin (single dose vials) teristimewa pada minggu pertama Desember 2020, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk.

Untuk 2021, Sinopharm mengusahakan 50 juta (dual dose), Cansino 20 juta (single dose), Sinovac 125 juta (dual dose). Single dose artinya satu orang hanya membutuhkan 1 dosis vaksinasi, sementara dual dose membutuhkan 2 kali vaksinasi untuk satu orang.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

You may also like