Pandemi Menyerang, Saatnya Indonesia Kuatkan Kedaulatan Digital

Masuk dalam dunia digital merupakan sebuah keniscayaan di era sekarang ini. Hampir semua aktivitas bani adam sudah bisa dilakukan dengan memakai teknologi digital. Besarnya jumlah menusia yang telah memanfaatkannya, menjadikan maklumat digital punya nilai ekonomi yang tinggi.

WE Online, Jakarta

Masuk dalam dunia digital adalah sebuah keniscayaan di masa sekarang ini. Hampir semua aksi manusia sudah bisa dilakukan secara memanfaatkan teknologi digital. Besarnya total menusia yang telah memanfaatkannya, menjadikan platform digital punya nilai ekonomi yang tinggi.

Nusantara menjadi salah satu negara dengan menjadi pasar menggiurkan bagi monetisasi teknologi digital. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 250 juta, Indonesia telah menjadi ceruk ekonomi digital yang menjanjikan.

Fakta ini semakin menjadi saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak Maret lalu. Pemanfaatan teknologi daring semakin pesat dan naik secara signifikan. Peningkatan jumlah pengguna, justru sudah menjadikan platform digital menjadi lebih relevan lagi di masa pandemi. Tidak terkecuali di Indonesia.

Baca Juga: Fintech BukuWarung Raih 8 Digit Dolar dari Banyak Angel Investor

“Selain platform iklan, momen pandemi ini juga mampu menjadi peluang bagi bangsa tersebut untuk membangun sendiri platform chatroom ataupun conference room. Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk menerapkan sistem penelaahan jarak jauh secara permanen ialah peluang yang sangat bagus, ” kata Ketua Fraksi Partai NasDem Ahmad Ali dalam sebuah perbincangan di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Menurut Ali, kebijakan ini bisa diiringi dengan pembangunan maklumat bersama milik bangsa. Murid-murid sekolah, para guru, orang tua pengikut, dan stakeholder pendidikan lainnya bisa diwajibkan untuk memanfaatkan platform tersebut.

“Jika ini bisa dijalankan, maka dalam waktu cepat, maklumat tersebut bisa langsung besar & potensi bisnisnya sangat terbuka. Negara melalui badan usahanya bisa mendapat keuntungan dari gagasan ini, ” tambahnya.

Bagi Ali, pendidikan dalam hal ini menjadi entry point untuk membesarkan platform digital nasional. Selanjutnya, upaya ini bisa dikembangkan pada bidang-bidang lain yang memang diperlukan masyarakat dan menguntungkan.

Menurutnya, jika platform ini tersedia, perkiraan pemerintah untuk memberikan kuota pada murid sekolah dan mahasiswa tidak akan lari kemana-mana. Sepenuhnya bakal menguatkan ekonomi nasional.

“Jika semua ini bisa kita mulai dan dilaksanakan secara tetap, dengan dukungan ekosistem yang indah, maka wabah yang sekarang terjadi ini bisa berkah bagi kita, ” tuturnya.

You may also like