Anies Bolehkan Ojol Angkut Penumpang dan Barang Selama PSBB Total

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan pasti akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara total pada hari Senin (14/9/2020) besok had dua pekan ke depan. Di dalam masa PSBB ini, Pemerintah Daerah (Pemprov) DKI Jakarta masih memperbolehkan transportasi motor berbasis aplikasi hidup.

WE Online, Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan tetap akan memberlakukan pembatasan baik berskala besar (PSBB) secara mutlak pada hari Senin (14/9/2020) kelak hingga dua pekan ke pendahuluan.

Dalam masa PSBB ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memperbolehkan transportasi motor berbasis aplikasi beroperasi.

Baca Juga: Anies: PSBB Diberlakukan 14 September Diatur dalam Pergub 88/2020

“Motor berbasis aplikasi diperbolehkan untuk mengangkut barang dan penumpang dengan menjalankan protokol kesehatan yang saksama, ” kata Anies dalam bertemu persnya, di Gedung Balai Tanah air, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020).

Sementara, kata dia, untuk kapasitas kendaraan umum masih tentu diberlakukan pembatasan sebanyak 50 obat jerih. Artinya, kebijakan masih sama bagaikan pada saat kebijakan PSBB pertukaran sebelumnya.

“Kemudian ada pembatasan frekuensi layanan dan laskar, lalu transportasi darat kapal penumpang diatur juga dengan pembatasan total penumpang per kendaraannya, ” ujarnya.

Anies mengatakan, di prinsipnya dalam PSBB ini mobilitas penduduk dengan menggunakan transportasi umum akan benar-benar dikurangi dalam kerangka menekan angka penyebaran Covid-19.

“Detailnya nanti akan diatur secara teknis melalui surat kesimpulan kepala dinas perhubungan, ” pungkasnya.

You may also like