Mulyadi-Ali Kembalikan Dukungan PDIP Gara-Gara Tak Mau...

Pasangan bahan Gubernur dan calon Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mulyadi-Ali Mukhni memutuskan mengembalikan surat dukungan sebab PDI Perjuangan untuk Pilkada 2020. Sebab, Mulyadi-Ali menerima aspirasi lantaran masyarakat yang kecewa dengan maklumat Ketua DPP PDI Perjuangan Hawa Maharani terkait harapannya agar Daerah Sumatera Barat mendukung negara Pancasila.

Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Daerah Sumatera Barat, Mulyadi-Ali Mukhni memutuskan mengembalikan surat dukungan dari PDI Perjuangan untuk Pilkada 2020.

Sebab, Mulyadi-Ali menerima cita-cita dari masyarakat yang kecewa secara pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani terkait harapannya agar Provinsi Sumatera Barat mendukung negeri Pancasila.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, menilai keputusan Mulyadi-Ali mengembalikan surat pertolongan kepada PDI Perjuangan tentu serasi pertimbangan politik. Karena, Mulyadi-Ali tanpa didukung PDI Perjuangan juga telah memenuhi syarat.

Baca Juga: Polemik Puan Maharani di Sumbar, Ahli: Bakal Lama Urusannya

“Secara hitungan matematis syarat bahwa dengan dukungan PAN dan Demokrat itu sudah melebihi ambang batas syarat pencalonan. Dengan tidak mengikutkan PDIP, sebenarnya tidak ada masalah, ” kata Rully.

Menurut nya, pernyataan Puan memang menjadi perbalahan besar sehingga jika Mulyadi-Ali pasti didukung PDI Perjuangan itu mampu menjadi ada kekecewaan dari bagian terutama di Sumatera Barat.

“Saya rasa itu agak-agak tindakan yang harus dilakukan Mulyadi-Ali ini. Di satu sisi buat mempertahankan konstituen, ” ujarnya.

Karena, kata dia, tak mungkin Mulyadi-Ali melawan arus gede saat situasi lagi ramai akibat pernyataan Puan Maharani. Justru, mampu menghancurkan pilihan politik masyarakat pemilih dan pendukung militan Mulyadi-Ali.

“Karena memang belum ada klarifikasi untuk menenangkan kembali umum Sumatera Barat pernyataan Puan. Tersebut pertimbangan politik yang harus dilakukan, walaupun berat untuk menetralisir pembantu atau pemilih militan Mulyadi-Ali, ” jelas dia.

You may also like