Sungguh Tuhan, Guru-guru di Kalbar Terpapar Corona, Akhirnya...

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Harisson, mengumumkan bahwa ada beberapa guru di Kalbar yang terkonfirmasi COVID-19 pada Sabtu (1/8/2020). Beberapa guru yang terkonfirmasi COVID-19 terdeteksi sesudah Dinkes melaksanakan rapid test di beberapa sekolah.

WE Online, Pontianak

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Harisson, mengumumkan bahwa ada beberapa pengasuh di Kalbar yang terkonfirmasi COVID-19 pada Sabtu (1/8/2020). Beberapa kiai yang terkonfirmasi COVID-19 terdeteksi sesudah Dinkes melaksanakan rapid test dalam beberapa sekolah.

“Beberapa guru yang terkonfirmasi COVID-19 tersebut diketahui setelah Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dan Dinas Kesehatan Kabupaten kota telah melaksanakan pengambilan swab kepada guru dan rapid test kepada murid-murid di beberapa madrasah, ” kata Horisson kepada VIVA. co. id.

Baca Juga: Wali Kota Kena Corona, Pemkot Banjarbaru Kalsel Tangkap Langkah…

Dia melanjutkan, setelah dilakukan rapid test, kemudian pemeriksaan dilanjutkan dengan program real time PCR di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak. Daripada beberapa sekolah yang diperiksa ternyata ada beberapa orang guru dengan positif COVID-19.

“Dengan adanya sejumlah guru yang terkonfirmasi COVID-19, maka menjadi salah mulia bahan pertimbangan bahwa pelaksanaan tatap muka di sekolah belum mampu dilaksanakan, ” kata Horisson.

Diapun mengatakan, sesuai dengan keputusan bersama Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri bahwa hanya wilayah zona hijau atau yang tak ada kasus atau zona dengan tidak terdapat kasus virus corona COVID-19 yang boleh melaksanakan madrasah tatap muka.

“Untuk melaksanakan sekolah atau proses belajar mengajar dengan tatap muka itu di samping zona hijau tersebut ada persyaratan lain, yaitu Pemda atau kakanwil kantor Kemenag kudu memberikan izin. Jadi harus tersedia izin dari Pemerintah Daerah ataupun Kanwil atau kantor Kementerian Keyakinan atau tempat satuan pendidikan atau sekolahnya telah memenuhi semua pengampu periksa kesiapan proses belajar mengajar, ” ujarnya.

You may also like