Mahfud MD Mau Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Eh ICW Langsung...

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai rencana pengaktifan kembali tim pemburu koruptor oleh negeri belum dibutuhkan. Rencana ini disuarakan Menteri Koordinator bidang Politik, Asas, dan Keamanan Mahfud MD.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai rencana pengaktifan kembali tim pemburu koruptor oleh pemerintah belum dibutuhkan. Rencana ini disuarakan Menteri Pemimpin bidang Politik, Hukum, dan Kesejahteraan Mahfud MD.

Peneliti ICW, Wana Alamsyah, menyebut tim tersebut sama sekali tak menyala efektif jika melihat sejarah era pertama kali dibentuk pada tarikh 2002 silam.

“Data ICW menunjukkan, pascadelapan tahun dibentuk, faktanya tim ini hanya lulus menangkap empat buronan dari enam belas target penangkapan. Selain itu, evaluasi terhadap tim ini serupa tidak pernah dipublikasikan oleh pemerintah, ” kata Wana di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: Para Menteri Lamban dan Diomeli Jokowi, Mahfud MD: Gara-Gara…

Wana menuturkan seharusnya pemerintah fokus untuk memperkuat aparat penegak adat dibandingkan mengaktifkan kembali tim pemburu koruptor. Menurut dia, tim itu berpotensi tumpang tindih dari bidang kewenangan karena melibatkan kementerian & beberapa perangkat penegak hukum.

“Berdasarkan catatan ICW sejak 1996-2018, terdapat 40 buronan peristiwa korupsi yang belum dapat ditangkap oleh penegak hukum. Artinya, yang harus diperkuat dalam hal tersebut adalah aparat penegak hukumnya, ” jelas Wana.

Dia pun menyoroti penangkapan buronan peristiwa pembobolan kas Bank BNI bagian Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif, Maria Pauline Lumowa, melalui jalur ekstradisi.

Partner Sindikasi Konten: Viva

You may also like