Wah, Setuju sama Opung Luhut!

Menteri Pemimpin Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta segenap korps pejabat negara dan daerah buat ikut membeli produk buatan pada negeri. Tujuannya guna mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

WE Online, Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta segenap jajaran pejabat negara dan kawasan untuk ikut membeli produk kreasi dalam negeri. Tujuannya guna mengangkat Gerakan Nasional Bangga Buatan Nusantara.

Dalam peluncuran aksi #SemuanyaAdaDisini yang merupakan bagian lantaran Gerakan Nasional Bangga Buatan Nusantara yang digelar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara daring, Rabu (1/7/2020), dia menekankan bahwa pemerintah harus oleh karena itu contoh nyata mendukung gerakan tersebut.

Baca Pula: Tampak Pede, Opung Luhut Berkilah Ramalan Sri Mulyani Soal…

“Tiap pejabat dalam pusat dan daerah harus sanggup secara nyata menunjukkan keberpihakannya & menjadi role cara dan membeli keluaran dalam negeri untuk kebutuhan pribadinya, ” kata Luhut.

Luhut juga menuturkan agar pemerintah harus mengoptimalkan realisasi anggaran paket pengadaan pemerintah sebesar Rp321 triliun bagi UMKM dari total Rp783 triliun pada 2020 melalui bentuk pengadaan yang dilakukan Lembaga Kecendekiaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Sebelumnya, pemerintah meluncurkan gerakan nasional belanja pengadaan barang & jasa pemerintah khusus untuk daerah Usaha Mikro, Kecil dan Membuang (UMKM). Kepala LKPP Roni Dwi Susanto mengatakan, berdasarkan data hingga 15 Juni 2020, terdapat 380. 474 pelaku usaha yang sudah partisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dari jumlah itu, sebanyak 44 persen atau 167. 278 merupakan pelaku usaha kecil.

Dari alokasi anggaran Rp2. 209 triliun APBN-APBD, sebanyak 52, 5 persennya dialokasikan untuk belanja pengadaan. “Namun sampai Juni, baru 62, 4 persen kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang mencantumkan dalam sistem rencana umum logistik atau Sirum, ” katanya.

Oleh karena itu, Roni meminta kepada seluruh kementerian/lembaga & pemerintah daerah agar meningkatkan bayaran barang dan jasa untuk daya mikro dan kecil apabila mampu dipenuhi usaha mikro dan kecil. Kedua, ia juga meminta adanya pembinaan terhadap usaha mikro dan kecil dan mendorong usaha mikro dan kecil binaan di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk mencatat sebagai penyedia melalui layanan logistik secara elektronik di tempat masing-masing.

“Ketiga, kami meminta seluruh belanja APBD yang dicadangkan untuk usaha mikro dan mungil ditetapkan melalui pengadaan langsung meniti aplikasi pengadaan langsung secara elektronik, ” pungkasnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

You may also like