Trik Cegah Phising Bisnis UKM di New Normal

Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir, sementara kewajiban untuk tetap beruang di rumah secara bertahap sudah. Mulai bulan ini, banyak negeri di Asia Tenggara secara berangsur-angsur melonggrakan pembatasan.

WE Online, Jakarta

Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir, sementara kewajiban untuk tetap berada di rumah secara bertahap berakhir. Mulai bulan itu, banyak negara di Asia Tenggara secara bertahap melonggrakan pembatasan.

Beberapa perusahaan siap membuka bisnis mereka dengan rencana aturan kesehatan yang ketat, tapi sepertinya hanya sedikit UKM yang menerapkannya. Kembali berlangsungnya aktivitas setelah pemisahan, UKM menghadapi berbagai tantangan, tercatat ancaman keamanan siber.

Jumlah phising terhadap UKM di Indonesia meningkat pada kuartal baru tahun ini dibandingkan kuartal mula-mula tahun lalu. Hal ini melaksanakan Indonesia mendapat peringkat kedua jadi negara dengan jumlah serangan phising ke UKM terbanyak di Asean.

Baca Juga: Kemenkominfo Garansi PeduliLindungi dari Phising dan Malware

“Pada abad ke-21, serangan phishing sejauh ini salah satu bentuk kejahatan siber yang paling beken, yang bahkan terus meningkat secara kualitas dan kuantitasnya setiap keadaan. Bahayanya berupa virus sederhana yang mampu dipindai dengan cepat mematok mengakibatkan pencurian jutaan dolar, semacam kasus Bank Central Bangladesh pada 2016, yang diprediksi disebabkan oleh email phising yang ditargetkan, ” kata Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky untuk Asia Tenggara di keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2020).

Seperti pada statistik terbaru dari Kaspersky, anti-phishing system perusahaan kebahagiaan siber global mencegah 834. 993 upaya phishing terhadap perusahaan secara 50-250 karyawan dalam tiga bulan pertama 2020.

Angka tersebut meningkat 56% dibandingkan dengan periode yang sama tahun berarakan hanya dengan lebih dari 500k upaya penipuan yang diblokir. Pada statistik per negara, keenam negeri di Asia Tenggara mengalami pengembangan dalam jumlah email palsu yang diblokir oleh Kaspersky pada Q1 2020 dibandingkan dengan periode dengan sama tahun lalu.

Untuk lebih jauh menangkis risiko serangan phishing, para ahli Kaspersky memiliki beberapa tips penting & bermanfaat bagi UKM dalam melakukan kembali bisnis setelah masa lockdown :


Data HK

You may also like