Garut Berencana Tak Akan Perpanjang PSBB, Alasannya?

Negeri Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, berencana tidak akan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meski begitu prosedur penanganan penyebaran pagebluk COVID-19 tetap akan diberlakukan.

WE Online, Garut

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, berencana tidak hendak memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) meski begitu prosedur pengerjaan penyebaran wabah COVID-19 tetap akan diberlakukan.

“Kami di Garut sudah selesai (PSBB) nanti (Selasa), setelah besok, tetap ada protokol kesehatan, ” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Senin.

Baca Juga: Buset, Sedang PSBB Titik Utama Malah Jakarta Macet!

Ia menuturkan, PSBB provinsi di Garut dilaksanakan selama 14 hari tiba 6 sampai 19 Mei 2020 dengan aturan yang diterapkan seperti pemeriksaan pendatang di perbatasan tanah air dan wajib menggunakan masker.

Pemkab Garut, kata tempat, tidak akan mengajukan perpanjangan PSBB ke Pemerintah Provinsi Jabar, pihaknya hanya akan menindaklanjuti dari PSBB itu dengan mengimbau masyarakat untuk lebih patuh menjaga jarak, menghindari kerumunan orang dan aturan lainnya.

“Pemkab Garut lestari akan melakukan check point, penanganan ODP hingga positif, dan tetap melakukan rapid test, ” katanya.

Ia mengungkapkan, semasa penerapan PSBB di Garut berlangsung lancar, bahkan ekonomi masyarakat pula tidak terlalu terganggu, terbukti bangsa masih beraktivitas belanja memenuhi keinginan hari raya Idul Fitri.

“Ekonomi bagus, mereka mampu beli baju lebaran, ” katanya.

You may also like